-->
  • Jelajahi

    Copyright © Gaung Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Hujan Deras Picu Longsor di Desa Danau Cala Muba, Polsek Lais Pasang Banner Peringatan

    Gaung Indonesia
    Rabu, 22 Juli 2026, 18.52.00 WIB Last Updated 2026-07-22T11:52:51Z


    MUBA - Tanah longsor terjadi di bantaran Sungai Musi, Dusun I, Desa Danau Cala, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga dipicu tingginya curah hujan menyebabkan tebing sungai mengalami longsor dan mengancam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

    Kapolsek Lais AKP Syawaludin, S.H., melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean, S.M., mengatakan setelah menerima informasi, personel Polsek Lais langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Danau Cala untuk melakukan pengecekan di lokasi.

    "Hasil koordinasi dengan Kepala Desa Danau Cala, Bapak Yos Sudarso, diketahui bahwa kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda," ujar AKP S. Hutahaean.

    Meski demikian, beberapa rumah yang posisinya berada sangat dekat dengan bibir longsor dinilai berpotensi terdampak apabila terjadi longsor susulan. Oleh karena itu, warga yang menempati rumah-rumah tersebut diimbau untuk sementara waktu mengungsi ke lokasi yang lebih aman sebagai langkah antisipasi.

    Sebagai upaya pencegahan, Polsek Lais bersama pemerintah desa memberikan imbauan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Musi agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat turun hujan dengan intensitas tinggi.

    Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, petugas juga memasang banner peringatan di sekitar lokasi longsor guna mengingatkan warga dan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

    AKP S. Hutahaean menambahkan, Polres Musi Banyuasin akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.

    "Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian apabila melihat adanya retakan tanah, pergeseran tebing, maupun tanda-tanda longsor lainnya. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," tegasnya.

    Hingga saat ini situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa masih melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana susulan.(Ril)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini