PALI - Satu unit rumah panggung semi permanen milik Hermanto (47), warga Dusun II, Desa Muara Sungai, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terbakar pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 13.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar.
Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh sebuah telepon genggam yang meledak saat berada di atas kasur di kamar anak korban di lantai dua rumah.
"Dugaan sementara, sumber api berasal dari HP yang mendadak meledak. HP tersebut berada di atas kasur di kamar anak korban yang berada di lantai dua rumah. Namun, penyebab pasti masih dalam pendalaman," ujar AKP Arzuan.
Peristiwa itu terjadi ketika istri pemilik rumah, Inisial NLU(45), bersama dua anaknya, Inisial TA(19) dan AP (14), sedang berada di lantai satu. Sementara Hermanto diketahui masih berada di kebun.
Mereka kemudian melihat kepulan asap tebal disertai suara api dari lantai dua. Sebelum api membesar, keluarga korban juga mengaku sempat mendengar suara letupan dari kamar anak mereka.
"Saat melihat asap dan mendengar suara api dari lantai dua, kami langsung keluar rumah. Dari luar terlihat api sudah berasal dari kamar anak kami. Sebelumnya memang terdengar bunyi letupan dari dalam kamar," kata NLU
Warga yang mendengar teriakan korban segera berdatangan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kapolsek bersama personel Polsek Tanah Abang kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, membantu proses pemadaman dan pendinginan, mendata saksi, serta menginventarisasi kerugian yang dialami korban.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas dari Pemadam Kebakaran Kabupaten PALI, tim pemadam PT Pertamina Adera Pengabuan, serta Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Muara Enim yang bersiaga di Kantor Camat Empat Petulai Dangku turut diterjunkan ke lokasi.
Akibat kebakaran tersebut, bagian atap dan dinding lantai dua rumah hangus terbakar, termasuk sejumlah perabot rumah tangga dan dokumen penting milik korban. Polisi juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
AKP Arzuan menambahkan, saat kebakaran terjadi, aliran listrik PLN di Desa Muara Sungai dan sejumlah desa di Kecamatan Tanah Abang sedang dalam kondisi padam sejak pukul 09.00 WIB karena adanya pekerjaan perbaikan jaringan oleh pihak PLN.
"Saat kejadian, listrik PLN sedang padam karena ada perbaikan jaringan. Informasi ini juga menjadi salah satu bahan dalam proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran," pungkasnya.(Ril)


