-->
  • Jelajahi

    Copyright © Gaung Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Capaian PAD PALI 2026 Lampaui Target, Bupati Asgianto Apresiasi Kinerja Bapenda

    Gaung Indonesia
    Jumat, 12 Juni 2026, 20.45.00 WIB Last Updated 2026-06-12T13:45:15Z


    PALI - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencatat capaian positif dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 31 Mei 2026. Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PALI, total PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp32.186.226.007, atau meningkat 17,12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

    Peningkatan tersebut ditopang oleh sejumlah sektor pendapatan, di antaranya Pajak Daerah sebesar Rp14.160.609.811 atau naik 21,84 persen, Retribusi Daerah sebesar Rp1.186.688.136 atau meningkat 1,12 persen, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp1.743.489.874 atau tumbuh 100 persen, serta Lain-Lain PAD yang Sah sebesar Rp15.095.438.186 atau naik 11,73 persen.

    Bupati PALI, Asgianto, ST., mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja pengelolaan pendapatan serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pelaku usaha.

    "Alhamdulillah, hingga akhir Mei 2026 realisasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten PALI menunjukkan tren yang sangat positif. Peningkatan ini menjadi indikator bahwa berbagai upaya optimalisasi pendapatan daerah berjalan dengan baik. Kami akan terus memperkuat tata kelola pendapatan yang transparan dan akuntabel guna mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati PALI.

    Bupati juga menegaskan bahwa peningkatan PAD akan menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam membiayai program-program prioritas, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten PALI.

    Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PALI Dr. Aryansyah, S.T., M.T., mengatakan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi potensi pendapatan daerah.

    "Kami terus melakukan pembinaan, pendataan, serta pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dan peningkatan koordinasi dengan perangkat daerah terkait juga menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan realisasi PAD tahun 2026," ungkap Kepala Bapenda.

    Menurutnya, Bapenda akan terus berupaya menjaga tren positif tersebut agar target PAD tahun 2026 dapat tercapai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

    "Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi. Karena setiap kontribusi yang diberikan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan yang lebih baik," pungkasnya.(Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini