PALI - Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Bupati PALI Asgianto,ST menekankan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia berkomitmen untuk melindungi warga PALI dari risiko kecelakaan yang sering terjadi di jalan perusahaan yang juga digunakan masyarakat umum.
Pernyataan Bupati Asgianto tersebut tentunya sangat relevan, terutama setelah terjadi kecelakaan yang berujung 2 warga meninggal dunia di Pengabuan. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dan perlu diambil tindakan konkret untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Oleh karena itu,Bupati Asgianto akan memastikan bahwa perusahaan-perusahaan di PALI bertanggung jawab atas keselamatan warga dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Bupati PALI menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencari solusi terbaik dalam meningkatkan keselamatan jalan di wilayah kabupaten PALI. Ia mengajak semua pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan, Satpol PP, OPD, dan anggota dewan, untuk bekerja sama dan turun langsung ke lapangan guna menemukan solusi efektif.
“kita mengajak semua pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan jalan perusahaan yang digunakan masyarakat umum. Perusahaan di Kabupaten PALI juga, agar menindaklanjuti dan membatasi akses masyarakat umum, agar tidak lagi menjadi jalan keluar-masuk warga guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Bupati Asgianto saat menghadiri rapat paripurna ke - 14 DPRD Kabupaten PALI,Senin (17/11/2025).
Lanjutnya. Keselamatan masyarakat memang harus menjadi prioritas utama, bahwa. semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan warga PALI dapat hidup aman dan nyaman.
“Jika tidak ada solusi dari perusahaan, kita akan tinjau ulang izinnya. Kita tidak ingin kejadian kecelakaan yang dialami masyarakat terulang lagi,” tambah Bupati.
Bupati Asgianto juga menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk melakukan peninjauan langsung ke lapangan serta mempelajari langkah hukum yang perlu dipersiapkan pemerintah daerah.
“Saya minta Bu Sekda turun melihat kondisi lapangan dan menyiapkan sikap hukum pemerintah. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang,” pintaknya.[GI]


