PALI - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru 2026. Tim pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok dan barang penting pada Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg di beberapa titik wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kamis (18/12/2025).
Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Bupati PALI Asgianto,ST yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kartika Yanti,SH.MH, yang menyampaikan. Bahwa, Pemerintah Kabupaten PALI melakukan pemantauan Pangkalan Gas Elpiji ini untuk memastikan distribusi gas subsidi berjalan lancar, tepat sasaran kepada masyarakat miskin, dan mencegah terjadinya kelangkaan, penimbunan, serta penjualan di sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) serta memastikan stok aman menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru).
"Alhamdulillah stok tergolong masih aman menyambut Nataru karena dalam pendistribusian dari agen ke pangkalan tidak ada hambatan, kalaupun ada kelangkaan GAS dan BBM di wilayah PALI warga diharapkan melapor ke Call Center 135 Pertamina dan Call Center Kabupaten PALI,"katanya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Disperindag PALI,Ida Martini,SP mengatakan bahwa sebelum melakukan sidak, pihaknya lebih dulu menggelar rapat koordinasi di kantor Kecamatan Tanah Abang guna membahas peraturan terkait harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 3 kg sesuai dengan Peraturan Bupati Tahun 2025.
“Kami ingin memastikan distribusi Gas LPG 3 kg berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak ada penyimpangan harga di tingkat agen yang ada diwilayah Kabupaten PALI. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk meningkatkan pengawasan distribusi gas subsidi ini," ujarnya.
Sementara itu Kabid Perdagangan Lilis Suryani, SE., mengatakan pemantauan ini kita lakukan di Kecamatan Tanah Abang Desa Tanah Abang Utara salah satunya di pangkalan Gas Faisal Almuklis.
" Hari ini harga Gas Elpiji bervariasi,namun tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," ungkapnya.
Pemantauan ini juga di ikuti oleh Kadishub, Inspektorat, Ka DKP, Kadin Pertanian, Ka.Satpol PP, Kabag Perekonomian dan SDA, Camat Tanah Abang, Kajari PALI serta perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk unsur TNI-Polri dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.[Red]





