• Jelajahi

    Copyright © Gaung Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Nahkodai SMSI PALI.Maman Wahari: Berkomitmen Dukung Program Pemerintah Selagi Pro Rakyat

    Gaung Indonesia
    Jumat, 26 September 2025, 03.27.00 WIB Last Updated 2025-09-26T10:27:18Z

     


    PALI - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Jumat, 26 September 2025, di ruang rapat Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PALI, untuk memilih ketua baru.


    Hasil dari Musda SMSI, tampuk kepemimpinan pengurus SMSI PALI berganti dari sebelumnya dinahkodai Habibi M. Aridi kini terpilih secara aklamasi Maman Wahari, direktur PT. Sinar Nirwana Multimedia yang memiliki media sininews.com.

    Musda tersebut dihadiri langsung Ketua SMSI Provinsi Sumatera Selatan Jhon Heri dan Kepala Dinas Kominfo Khairiman melalui Kabid Informasi dan Komunitas Publik (IKP) Meirilina serta sejumlah staf Diskominfo kabupaten PALI.

    Pada arahannya, Ketua SMSI Provinsi Sumatera Selatan Jhon Heri mengatakan bahwa anggota SMSI merupakan pemilik media siber harus kompak dan terus bekerja dalam menerbitkan setiap berita.

    "SMSI ini organisasi yang sudah berdiri sudah tujuh tahun, tentunya apabila SMSI bisa dikenal seluruh anggotanya harus kompak. Jangan pernah pilah pilih berita agar kita bisa dikenal publik," ungkap Jhon Heri.

    Sementara itu, Ketua SMSI PALI baru Maman Wahari menyatakan bahwa usai terpilih secara aklamasi dirinya akan membentuk pengurus dan langsung disampaikan ke provinsi.

    "Setelah terbentuk pengurus dan dikeluarkan SK oleh Ketua SMSI Provinsi, kita akan musyawarah kembali menentukan waktu pelantikan," katanya.

    Ditambahkan Maman Wahari bahwa SMSI berkomitmen mendukung program pemerintah selama program tersebut pro rakyat.

    "SMSI adalah corong berita, dan kami siap mendukung program pemerintah melalui berita. Tetapi kami juga akan menjadi kontrol sosial apabila ada terjadi penyalahgunaan atau permasalahan di lapangan yang dampaknya dapat merugikan masyarakat. Tetapi sebagai kontrol sosial, SMSI akan memegang teguh kode etik dan dalam menyajikan berita kontrol sosial tidak terkesan tendensius," jelasnya.[Red]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini